14. JANGAN IRI DENGAN ORANG KAYA  

Post a Comment

Anakku, kalian jangan mudah iri dengan orang kaya.
Karena kebanyakan mereka itu hanya kaya bohongan.
Artinya jumlah kekayaannya dengan jumlah hutangnya lebih banyak hutangnya.    

Kaya itu ada dua, kaya beneran, dan kaya bohongan.
Kaya beneran artinya mereka benar-benar punya harta.
Kaya bohongan itu nampaknya kaya, tapi sesungguhnya miskin.
Karena hutangnya, pinjamannya lebih banyak dari hartanya.
Perbandingan orang miskin dan orang kaya, seribu banding satu.
Lebih banyak orang miskin dari pada orang kaya.
Jumlah kaya beneran, dan kaya bohongan, seribu banding satu.
Lebih banyak yang kaya bohongan, dari pada yang kaya beneran.  

Orang yang kaya bohongan: Mereka punya pabrik, perusahaan, tapi modalnya pinjaman.
Mereka punya rumah, tapi sertifikat digadai, atau masih kridit.
Mereka punya mobil, tapi BPKB digadai, atau masih kridit.
Orang yang kaya beneran:
Hartanya jauh lebih banyak dari pada hutangnya.
Mereka punya pabrik, perusahaan, dan modal sendiri.
Mereka punya rumah, dan punya setifikatnya.
Mereka punya mobil, dan ada BPKBnya.
Hartanya tidak merisaukan hati dan pikiran.
Hartanya tidak menghalangi ibadah.
Hartanya menjadikan ketenangan jiwanya.
Hartanya bisa dijadikan bekal beramal dan beribadah.  
Renungan: Perhatikan pesan Rosul saw. Kalian hanya boleh iri dengan dua orang. Pertama orang yang punya ilmu, dan mengamalkan ilmunya. Kedua orang yang punya harta dan membelanjakan hartanya di jalan Alloh. Keduanya jumlahya sangat sedikit sekali. (Graha Pencerah Jiwa, Senin, 14/07/14, Abah, Sebarkan)

Related Posts

: