Anakku, uang itu hidup. Uang itu punya ruh. Uang itu bisa memanggil uang. Dan uang yang dipanggilpun akan datang.
Di mata manusia, ada benda mati dan ada benda hidup.
Binatang dan tumbuhan termasuk benda hidup.
Gunung dan batu termasuk benda mati. Tapi di mata Alloh, semua benda itu hidup. Binatang dan tumbuhan termasuk benda hidup.
Gunung dan batu juga termasuk benda hidup.
Bertasbihlah apa yang ada di bumi dan di langit. (Ayat)
Matahari, bumi, bulan, dan bintang itu hidup dan bertasbih.
Bumi, air, angin, tumbuhan, binatang itu hidup dan bertasbih.
Uang itu hidup dan bertasbih.
Bila orang menggunakan uang dengan cara yang baik. Bila orang menggunakan uang untuk bekal ibadah.
Maka uang tadi memanggil temannya.
Wahai teman, cepatlah datang kemari.
Kau akan digunakan dengan baik, untuk bekal ibadah.
Maka berdatanganlah uang yang lain.
Bila orang menggunakan uang untuk maksiat dan dosa.
Maka uang tadi menyeru temannya.
Wahai teman, kau jangan datang kemari. Agar kau tidak digunakan untuk maksiat dan dosa.
Maka uangpun lari menghindar.
Renungan: Waktu terjadi gempa di Yogyakarta. Rumah yang rusak diganti 16 juta. Mbah Giman juga menerima bantuan, walau rumahnya cuma retak. Mbah Giman sulit tidur, dan tidak enak makan. Mbak Giman jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Waktu mayat dimandikan, ada kain putih yang terikat di perutnya. Setelah dilepas dan dibuka ternyata di dalam ada uang 16 juta. Betapa uang telah merisaukan hati Mbah Giman. (Graha Pencerah Jiwa, Minggu, 27/07/14, Abah, Sebarkan)
: