Anakku, banyak hal yang tidak mungkin di mata manusia, tapi selalu mungkin di mata Alloh. Untuk itu kau jangan putus asa mengharap rahmat Alloh. Kau jangan putus asa mengharapkan datangnya keajaiban dari Alloh.
Kadang nyaris tak terduga.
Dari lumpur yang hitam, tumbuh teratai yang indah.
Dari lumpur yang pekat, muncul butiran padi yang putih.
Tidak mungkin di mata manusia, tapi mungkin di mata Alloh.
Kadang nyaris tak terduga.
Dari keluarga azar, si pembuat patung yang disembah.
Muncul Ibrahim as, bapak para nabi.
Tidak mungkin di mata manusia, tapi mungkin di mata Alloh. Kadang nyaris tak terduga.
Dari kegelapan zaman jahiliyah.
Muncul permata di antara bebatuan.
Lahirlah Muhammad saw yang akan merubah zaman.
Tidak mungkin di mata manusia, tapi mungkin di mata Alloh.
Siapapun dirimu.
Dimanapun kau dilahirkan.
Dari keturunan manapun dirimu.
Mungkin kelak, kau akan jadi orang besar.
Mungkin kelak, kau akan jadi orang sukses dan kaya.
Mengukir sejarah, dikenang sepanjang masa.
Yakinlah itu.
Renungan: Seorang Musa as dan didampingi Harun as, bisa menaklukan kerajaan Firaun. Kerajaan yang yang paling besar pada saat itu. Kerajaan dengan ribuan tentara tangguh dan kuat pada zamannya. (Graha Pencerah Jiwa, Jumat, 25/07/14, Abah, Sebarkan)
: