08. KAKIMU ITU BUKAN MUSUHMU.  

Post a Comment

Anakku, kakimu itu bukan musuhmu. Kakimu itu  adalah anggota badanmu. Walaupun dia sering melakukan kesalahan, sering  salah langkah, sering kesandung, maafkanlah. Jangan dihujat, jangan diamputasi, maafkanlah.  

Anakmu, istrimu adalah bagian dari hidupmu.
Walau sering melakukan kesalahan, maafkanlah.
Walau sering menyusahkan hatimu, maafkanlah.
Karena dirimu bisa kuat dan jadi besar, karena mereka.
Karyawanmu, pembantumu adalah bagian dari hidupmu.
Walau sering melakukan kesalahan, maafkanlah.
Walau sering menyusahkan hatimu, maafkanlah.
Karena dirimu bisa kuat dan jadi besar, karena mereka.  

Bila salah, ditergur, tidak perlu disalahkan.
Bila bengkok, diluruskan, tidak perlu dihujat.
Bila salah jalan, dibimbing, tidak harus dilepas.
Bukankah kau adalah seorang pemimpin.
Bukankah mereka adalah amanat untukmu.
Amanah itu untuk dibimbing, bukan untuk dihujat.
Amanah itu untuk disayang, bukan untuk dilepas.
Bila kau menyayangi orang-orang dibawahmu.
Maka Alloh yang ada di atasmu, akan menyayangimu.  

Renungan: Sekuat apapun pohon, bila akarnya rapuh, maka cepat atau lambat akan tumbang. Sekokoh apapun bangunan, bila fondasinya runtuh, maka akan ambruk. Sehebat apapun kendaraan, bila rodanya lepas, pasti akan terhenti. Sehebat apapun perusahaan, bila ditinggalkan karyawan, pasti akan terpuruk. (Graha Pencerah Jiwa, Selasa, 08/07/14, Abah, Sebarkan)  

Related Posts

: